Studi GIS

Workshop & Training Pengukuran GNSS Dan GIS Tingkat Dasar

Workshop & Training Pengukuran GNSS dan GIS Tingkat Dasar


2. Latar Belakang

Global Navigation Satellite System (GNSS) dan Geographic Information System (GIS) merupakan dua teknologi utama dalam pemetaan modern yang digunakan dalam berbagai bidang seperti perencanaan wilayah, kehutanan, pertambangan, pertanian presisi, infrastruktur, serta mitigasi bencana. Kemampuan dalam melakukan pengukuran GNSS secara langsung di lapangan dan mengolah data tersebut ke dalam sistem GIS merupakan kompetensi penting yang harus dikuasai oleh tenaga teknis, akademisi, maupun praktisi.

Melihat pentingnya hal tersebut, studiGIS sebagai lembaga pelatihan yang bergerak di bidang geospasial menyelenggarakan kegiatan Workshop & Training Pengukuran GNSS dan GIS. Kegiatan ini dirancang secara aplikatif dengan kombinasi teori, praktik lapangan, serta pengolahan data berbasis GIS agar peserta mampu memahami alur kerja pemetaan dari awal hingga visualisasi data.


3. Tujuan Kegiatan

  1. Memberikan pemahaman dasar tentang konsep dan sistem kerja GNSS dan GIS.

  2. Melatih peserta dalam teknik pengukuran koordinat menggunakan perangkat GNSS.

  3. Membekali peserta dengan keterampilan dasar pengolahan dan visualisasi data spasial menggunakan perangkat lunak GIS.

  4. Menumbuhkan kemampuan peserta dalam menyusun data spasial menjadi informasi pemetaan yang akurat.


4. Sasaran Peserta

  • Mahasiswa dan lulusan program studi geografi, geodesi, kehutanan, teknik sipil, PWK, dan bidang terkait.

  • Staf teknis instansi pemerintah, konsultan, NGO, serta masyarakat umum yang tertarik di bidang pemetaan dan GIS.

  • Jumlah peserta dibatasi maksimal 30 orang agar proses pelatihan lebih efektif.

Workshop & Training Pengukuran GNSS dan GIS Tingkat Dasar

Workshop & Training Pengukuran GNSS dan GIS Tingkat Dasar

Workshop & Training Pengukuran GNSS dan GIS Tingkat Dasar

6. Materi Kegiatan

Hari 1 – Teori Dasar

  • Pengenalan GNSS: GPS, GLONASS, Galileo, dsb

  • Komponen sistem GNSS dan jenis pengukuran (static, rapid static, RTK)

  • Pengenalan GIS dan format data spasial

  • Workflow pemetaan GNSS ke GIS

Hari 2 – Praktik Lapangan

  • Penggunaan alat GNSS (handheld dan survey-grade)

  • Teknik pengukuran titik koordinat

  • Pencatatan atribut dan dokumentasi lapangan

  • Unduh dan backup data GNSS

Hari 3 – Pengolahan Data GIS

  • Input data koordinat ke software GIS (QGIS/ArcGIS)

  • Georeferensi dan digitasi

  • Analisis dan pembuatan peta tematik

  • Export peta digital dan presentasi hasil


7. Metodologi

  • Presentasi dan diskusi interaktif

  • Demonstrasi penggunaan alat GNSS

  • Praktik lapangan secara langsung

  • Praktikum komputer menggunakan studi kasus

  • Tugas akhir individu: peta hasil pengukuran GNSS


8. Narasumber dan Fasilitator

  • Instruktur ahli dari studiGIS

  • Praktisi pemetaan dan GIS dari institusi/industri terkait

  • Fasilitator teknis untuk mendampingi praktik lapangan dan lab


9. Fasilitas yang Disediakan

  • Modul pelatihan (PDF & cetak)

  • Peralatan GNSS dan akses software GIS

  • Sertifikat pelatihan

  • Konsumsi selama kegiatan

  • Dokumentasi kegiatan

  • Pendampingan teknis dan akses ke forum alumni


10. Penutup

Melalui pelatihan ini, studiGIS berharap dapat meningkatkan kapasitas teknis peserta dalam bidang pemetaan berbasis GNSS dan GIS secara aplikatif. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari kontribusi nyata studiGIS dalam pengembangan SDM geospasial di Indonesia, khususnya bagi generasi muda, aparatur daerah, dan komunitas teknis.

pelatihan GNSS, pelatihan GIS, training GNSS, training GIS, workshop pemetaan, pelatihan geospasial, kursus GIS, pelatihan QGIS, pelatihan ArcGIS, data spasial, sistem informasi geografis, pelatihan survey,

Workshop & Training Pengukuran GNSS dan GIS Tingkat Dasar

Workshop & Training Pengukuran GNSS dan GIS Tingkat Dasar

Sumber Link: Workshop & Training Pengukuran GNSS Dan GIS Tingkat Dasar

author-avatar

Tentang Pusat Diklat Pemerintahan

LINKEU PEMDA merupakan lembaga penyelenggara kegiatan pendidikan, pelatihan, bimbingan teknis, in-house training dan outbound training untuk instansi pemerintahan daerah maupun instansi lainnya seperti BUMN, BUMD, maupun rumah sakit serta perseroan terbatas yang berada di lingkungan pemerintah daerah, baik provinsi, kota, maupun kabupaten.